Akhirnya, Bisa Icip Soto Madura Masih Ada

Pagi menjelang sugimasihada mendapatkan pesan yang di garis bawahi dengan huruf tebal bahwasannya ada salah satu klien yang ingin menyampaikan feed back di kawasan Jalan Tenggilis Surabaya seputaran produk yang digunakan masih tentang pastry dan kawan kawannya.

Tanpa berpikir panjang, langsung meluncur karena memang sudah diagendakan dan disepakati bersama sekaligus anjang sana masih dalam suasana Lebaran.

image
Tanda Soto Madura Masih Ada

Cukup lenggang tanpa penumpukan kendaraan dari sidoarjo tepatnya Jalan Raya Sedati menuju Jalan Tenggilis menembus kawasan industri rungkut membutuhkan waktu hanya 10 menit saja.

Ndilalah setelah menerima feed back kok mendadak ada tawaran untuk sekedar menikmati sarapan dari klien sebagai ucapan terima kasih atas respon cepat dan solusi yang sugimasihada tawarkan untuk kedepannya.

Tidak berpikir panjang, karena sugimasihada dulu sempat penasaran dengan tanda sebuah warung yang bertuliskan Soto Madura Masih Ada secara spontan langsung terucap sebagai pembuka untuk menerima tawaran jika ingin sarapan di tempat yang tidak jauh dari Jalan Tenggilis.

Tanpa basa basi, langsung meluncur dan parkir tepat didepan Soto Madura Masih Ada.

image
Soto Madura Masih Ada

Berpesan langsung dan tibalah di meja saji seporsi Soto Madura Masih Ada terpisah dengan sepiring nasi.

Soto Madura, memang memiliki ciri khas sendiri saat penyajian tidak dilengkapi dengan irisan kol (gubis) dan soun seperti Soto Lamongan.

Warna yang cenderung keruh kehitaman, jauh dari kekuningan dengan isian sesuai pesanan sugimasihada yakni bercampur antara hati, usus besar, limpa, dan beberapa potong jeroan, daging sapi, serta se butir utuh telur ayam.

Hanya dengan topping irisan daun bawang dan gorengan bawang merah tanpa koya sudah membuat air ludah tertelan tanpa sengaja saat tercium aromanya.

image
Semangkuk Soto Madura Masih Ada

Sruput kuah tanpa ada tambahan apapun mendapatkan rasa gurih kaldu yang didapatkan dari daging sapi, hangat kedalam tubuh tidak ada ‘ngendal’ (karena lemak) meski nampak kuah yang sedikit kental.

Tambahkan kecap manis dan sambal serta perasan air jeruk nipis kedalam semangkuk Sup Madura Masih Ada menambah nikmat dan kesegaran sarapan berkuah khas Soto Madura.

Daging dan beberapa jeroan empuk tidak selip diantara susunan gigi, bahkan bisa terpotong mudah dengan sendok karena alur daging dipotong melintang dengan benar.

Cukup membuat berkeringat di pagi hari, perpaduan gurih, manis dan pedas semangkuk Soto Madura Masih Ada dan nasi sepiring ludes dalam sekejap (karena sugimasihada memang lapar dan tidak ingin menyia nyiakan kesempatan karena gratis) :mrgreen:

Menjadikan halal untuk dua porsi Soto Madura Masih Ada dan dua botoh teh dingin sempat sugimasihada lirik dikeluarkan oleh klien dari dompetnya adalah selembar uang berwarna biru dan sugimasihada yakin bahwa itu adalah selembar uang lima puluh ribuan tanpa ada respon lagi.menerima kembalian. πŸ˜†

Sarapan yang cukup mahal bagi anak kost macam sugimasihada. :mrgreen:

Serius, ini hanya karena penasaran tulisan Masih Ada dan bertepatan dengan tawaran sarapan yang datang dengan tiba-tiba tanpa ada perencanaan sedikitpun.

Jadi…nikmat mana lagi yang kau dustakan ?   :mrgreen:

Berminat ? Siapkan isi dompetnya dan melipir saja langsung.

Semoga bermanfaat, monggo yang ingin memaki dan sukahati sila isi komentarnya.

Iklan

25 tanggapan untuk “Akhirnya, Bisa Icip Soto Madura Masih Ada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s