Bakso Sari Rasa Solo Pak Min Nglegok

Sebenarnya sudah sejak lama sugimasihada menjadi langganan untuk menikmati Bakso di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

image

Banyak sekali bertumbuhan penjual Bakso akhir akhir ini membuat sugimasihada putuskan untuk menuliskan tentang salah satu kuliner kegemaran saat bersilaturahmi kerumah eyang di Nglegok Kabupaten Blitar.

Adalah Bakso Sari Rasa Pak Min yang berlokasi didepan Pasar Tradisional Nglegok sudah dari dulu semasa sugimasihada dibangku kuliah sering singgah untuk menikmati Bakso khas citarasa layaknya Bakso Solo.

image

Semangkuk hanya terdiri dari pentol dan tahu isi dengan kelengkapan mie soun dan sayur slada (jika ndak keabisan) bertabur bawang goreng dan irisan daun seledri.

Dominan rasa kaldu daging sapi dan aroma bawang putih khas seperti Bakso Solo hadir dimari.

Tidak enek (ngendal) karena lemak dan terasa segar sekali karena tungku selalu mendidih diatas kompor gas yang selalu menyala menjaga temperatur kuah dan pentol yang terendam didalamnya.

Hangat dan nikmat sebagai jajanan dimalam yang dingin atau sekedar menikmati gurih bakso di siang hari.

Selembar uang sepuluh ribuan untuk seporsi kenikmatan Bakso Sari Rasa Pak Min sudah mewakili citarasa layaknya Bakso Solo yang hadir di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

Tak heran jika banyak sekali wisatawan yang mampir guna mengganjal isi perut selepas dari Wisata Candi Penataran untuk melanjutkan perjalanan menuju Wisata Perpustakaan yang sekaligus menjadi tempat disemayamkannya Proklamator Republik Indonesia.

Semoga bermanfaat, monggo yang ingin memaki dan sukahati sila isi komentarnya.

Posted from sugimasihada.com WordPress for Android

Follow @sugimasihada
Like Face Book Sugi Masih Ada
Email sugimasihada@ymail.com

Setelah Meletus, Gunung Kelud (bisa) berpotensi menjadi Gunung Bromo jilid ke 2

Saat malam itu Kediri diporak-porandakan oleh material Gunung Kelud yang dilempar hingga ketinggian 17km ke atas awan melalui beberapa kali letusan sejak pukul sebelas malam hingga menyentuh sepertiga malam.

Sugimasihada mengalami kembali fenomena alam Gunung Kelud Meletus,  mengulang kejadian yang sugimasihada alami lagiketika masih belajar di sekolah dasar dulu.

Awal kekhawatiran terdalam terpikirkan keluarga yang berada di Dusun Bulu Kec, Nglegok kota Blitar pasti akan menjadi lautan pasir tebal seperti letusan Gunung Kelud pada tahun 1997.

Bersyukur letusan tahun ini 2014 tidak terjadi demikian, tetapi sangat bersedih sekali ketika kondisi yang sama bergeser ke Kota dan Kabupaten Kediri dan sekitarnya yang berdekatan dengan Gunung Kelud bahkan Kabupaten Malang yang notabene berada tertutup oleh beberapa bukit jika dilihat secara langsung hampir mengalami kondisi yang serupa.

Duka terdalam mengiringi seluruh korban Letusan Gunung Kelud semoga selalu dimudahkan dalam setiap musibah dan selalu dilindungi oleh-Nya.

Dua minggu selepas dari Hari Letusan Gunung Kelud, nampak dari kejauahan (Kec Nglegok) keaktifan Gunung Kelud untuk mengalirkan material berupa Gas ini perut bumi masih tampak hingga saat tulisan ini dibuat.

Hanya Tuhan yang tahu akan scenario-Nya, sugimasihada hanya sedikit mengambil kesimpulan sendiri setelah menyaksikan beberapa hasil jepretan penampakan Gunung Kelud yang beredar di dunia maya.

Sebuah potensi Pariwisata yang sangat menjanjikan diatas Gunung yang terkenal paling rendah dan paling active di pulau jawa ini setelah Musibah Letusan Gunung Kelud terjadi.

Potensi wisata Jawa Timur selayaknya dan mungkin bisa disesjajarkan dengan Wisata Gunung Bromo.

Terlalu cepat mungkin mengambil kesimpulan, tapi setidaknya sugimasihada yakin jika pemerintah Kota dan Kabuapeten Kediri (yang sekarang berkuasa penuh atas Gunung Kelud) focus dan tepat sasaran untuk segera membenahi wilayah sekitar dampak Gunung Kelud pasti akan dengan segera menuai Hasil yang bisa dirasakan langsung bagi Korban Gunung Kelud dengan memperhatikan petunjuk dan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Jika kelamaan ndak usah ditunggu, mayoritas rasa keingin tahuan itu muncul dengan sendirinya ketika lokasi Gunung Kelud yang telah terekam dimasa lalu dan sekarang baru saja dipermak oleh Tuhan pasti akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitaran Gunung Kelud yang segera bangkit dan Move On membaca peluang positive untuk menyambung kailan rejeki yang sempat terhenti kemarin.

Sugimasihada sendiri juga penasaran kok, hal yang sama-kah terjadi dengan rulud yang singgah dimari ?

hanya permukaan dan secuil saja, monggo yang ingin memaki dan suka hati sila isi komentarnya….

sumber gambar : http://touringrider.wordpress.com

Suzuki NEX setelah 1Tahun

Tepatnya bulan ini Suzuki Nex yang digunakan oleh belahan hati sugimasihada komuter dan beraktifitas telah menginjak 1(satu) tahun kebersamaan…

sengaja pengen tau perform setelah digunakan setahun sugimasihada ngajak Suzuki Nex untuk sowan ke rumah eyang di Blitar yang sekalian menghadiri Takziah di salah satu soudara yang mengalami musibah…

adalah kemarin hari Minggu 5 Mei 2013, sugimasihada melakukan pengawasan, pengintaian, dan merasakan bener-bener ada apa dengan Suzuki Nex setelah 1(satu)tahun…

1. Kenyamanan
kenyamanan tidak ada perubahan signifikan, dengan ditemani belahan hati dan buah hati balik dari Blitar ke Malang (tujuan awal) berganti ke Turen (Kab Malang)…
berat badan belahan hati sugimasihada 40kg, buah hati 18Kg, sugimasihada 58kg, serta kargo dikisaran 8kg masih terasa ayunan shock breaker nyaman melibas gundukan dan lubang sepanjang jalan…sempat terjadi sedikit suara mentok (nggeduk) shock breaker bagian belakang ketika sengaja sugimasihada terjang lubang aspal yang dalam (plus sedikit cubitan dari belakang) karena terasa keras sekali dan mengganggu kenyamanan boncenger…

Suzuki Nex mampir beli oleh-oleh di Brongkos
Suzuki Nex mampir beli oleh-oleh di Brongkos

2. Manuver
melewati jalur lintas (potong) bypass di bendungan lahor dengan kecepatan 80kpj menikung, lurus, dan menikung lagi sedikit cornering (diikuti kepala buah hati yg ikutan dimiring-miringkan), terasa mengayun lembut dan sedikit oleng bagian belakang (diikuti cubitan dari belahan hati)…

Suzuki Nex parkir di Bendungan Lahor
Suzuki Nex parkir di Bendungan Lahor

3. Top Speed
tidak menggunakan piranti tambahan, sugimasihada hanya mengandalkan kemampuan melihat spedometer saja Suzuki Nex setelah 1(satu) tahun dengan kondisi beban tersebut diatas bisa menyentuh angka 95kpj sepanjang jalan lurus dari Talun ke Wlingi dengan kondisi trootle gas masih ada sisa (ndak berani nambah karena sudah kena cubitan lagi)…
4. Tanjakan
jalur dari Blitar ke Malang sampai dengan setelah Wlingi ke jalan Pintas (potong) atau bypass di bendungan Lahor banyak sekali tanjakan, geber abis trothle gas didapatkan maksimal 80kpj melibas tanjakan dan menikung…

ganjel Perut dengan Krengsengan O2 plus Lontong
ganjel Perut dengan Krengsengan 02 plus Lontong di Bendungan Lahor

5. Konsumsi BBM
pengisian Full to Full menjadi metode yang sugimasihada gunakan untuk mengukur penggunakan BBM suzuki Nex…dengan pengisian pertama dilakukan di SPBU Nglegok…

pengisian SPBU Nglegok tampah Buah Hati dan Belahan Hati
pengisian SPBU Nglegok tampak Buah Hati dan Belahan Hati
Odometer awal Pengisisan Full
Odometer awal Pengisisan Full

berikutnya pengisian dilakukan Full lagi di SPBU Sedayu Turen (kab Malang)….

Print Out pengisian Full di SPBU Sedayu Turen
Print Out pengisian Full di SPBU Sedayu Turen

dari print terakhir didapatkan pengisian sebanyak 2,100ltr Premium jika diuangkan sekitar RP9.450…

Odometer Aakhir pengisian di SPBU Sedayu Turen
Odometer Aakhir pengisian di SPBU Sedayu Turen

dengan Odometer awal 7913 dan akhir 7992 (selisih 79km)…dengan demikian bisa diambil kesimpulan 1 liter premium Suzuki Nex menempuh jarak 37km…
6. suara Aneh
adalah terdapat suara tik tik dibagian roda belakang tepatnya velg ketika berjalan, sugimasihada ndak tau kenapa, ketika berhenti suaranya hilang dan akan timbul ketika berjalan, anehnya lagi ketika sugimasihada coba kendarai sendirian kok suaranya hilang, ketika berboncengan lagi kok keluar lagi suaranya ketika berjalan…ada yang tau suara apa?

yaah begitulah hasil review bersama Suzuki Nex setelah 1(satu) tahun yang sugimasihada lakukan dengan berboncengan dari Blitar ke Turen kemarin…dengan saklar cubitan belahan hati dibelakang dan teriakan buah hati didepan berkali kali ketika menyentuh kecepatan diatas 80kpj…:mrgreen:

monggo yang ingin memaki dan suka hati sila isi komentarnya…