Yamaha N-Max 2018 #Trouble, Tinggal Call #Mekanik @tekiro_tools

Dalam keadaan panik, seringkali membuat pikiran ogah diajak berpikir solusi, seperti sugimasihada alami sendiri saat berkendara menggunakan Yamaha N Max beberapa waktu yang lalu.

Yamaha N Max

Sebagai seorang penggemar otomotif, sedikit gengsi minta tolong 😅, minimal tahu penanganan pertama kepada sepeda motor yang ngambek ndak mau dihidupkan untuk melanjutkan perjalanan.

Namun apa daya, karena fasilitas dan sarana untuk sekedar membuka cover dimana accu / battery / tempat dimana sekering Yamaha N Max berada tidak sugimasihada temui (obeng), alhasil mentok, menyerah dan akhirnya menghubungi dulur Jatimotoblog yang didawuh oleh Tekiro Tolls sebagai brand ambassador supplier alat bengkel serta kebutuhan bengkel diwilayah Sidoarjo (dekat Bandara Juanda tepatnya) yakni Potret Bikers.

Potret Bikers & Tekiro Tolls

Kurang dari lima belas menit, Kang Gesank (owner Potret Bikers Blog) menghampiri, langsung cek dan ricek keadaan Yamaha N Max.

Terimakasih Tekiro

Dengan berbekal Tekiro Tolls, beberapa alat terpenting dikeluarkan, tak lebih dari sepuluh menit, Yamaha N Max sugimasihada sudah bisa On lagi.

Mekanik Panggilan yang Handal

Terimakasih Kang Gesang (Potret Bikers) dan Tekiro Tools, bisa dijadikan andalan disaat panik dan keadaan genting.

Bagi yang membutuhkan, boleh juga kok kontak Kang Gesank (Potret Bikers) melalui Media Sosialnya atau mention Tekiro Tolls ketika mengalami hal serupa di wilayah Bandara Juanda dan sekitarnya.

Semoga bermanfaat, monggo yang ingin memaki sukahati sila isi kolom komentar.

Short Time with New Yamaha N Max 2018

Beberapa hari yang lalu sugimasihada mendapatkan kesempatan untuk kencan singkat a.k short time dengan skutik baru Yamaha N Max yang sudah mengalami minor change memasuki tahun 2018.

Yamaha N Max 155 bersama Ken Arok

Malam cerah dibeberapa bagian Kota Malang menambah syahdu malam pertama short time bersama Yamaha N Max 2018, berawal dari Jalan Raya Langsep sugimasihada memulai kencan menembus jalan protokol Kota Malang.

Tidak berbeda jauh dengan generasi sebelumnya, perubahan sedikit yang kasat mata terpampang di beberapa sektor Yamaha N Max 2018 dibanding  generasi sebelumnya.

Spedoometer Yamaha N Max

Spedometer Full Digital, Shockbreaker belakang dengan tabung gas, warna velg keemasan, dan beberapa siluet body mengalami sentuhan sedikit dengan dimensi Yamaha N Max yang nyaris susah dibedakan dengan generasi sebelumnya.

Tampilan spedometer demikian sangat jelas sekali membantu pengendara memahami informasi seputar kecepatan, putaran mesin, waktu, jarak tempuh (odometer), fuel indikator, serta konsumsi rata rata bahan bakar yang digunakan.

Menyusuri jalan protokol Kota Malang yang meninggalkan beberapa genangan dan lubang karena tergerus selepas hujan, cukup terbantu dengan kehadiran shockbreaker dengan tabung mengurangi gejala getar dibagian belakang, sedikit semakin empuk dibanding generasi sebelumnya.

Shockbreaker Tabung Yamaha N Max

Namun demikian faktor kenyamanan pada bagaian jok yang bersinggungan  dengan pantat pengendara tidak bisa mengalahkan Yamaha Aerox 155 yang sugimasihada pernah juga review di tulisan sebelumnya, entah kenapa demikian adanya.

Pun demikian dengan konsumsi bahan bakar yang tercatat di rekam spedoometer, nampak lebih boros setelah sugimasihada menelusuri jalan protokol Kota Malang tanpa bertemu dengan kemacetan.

40,8 Km/ltr Konsumsi Bahan Bakar Yamaha N Max

Kencan singkat yang sangat cukup memberikan informasi bagi sugimasihada dan memenuhi rasa penasaran apa yang dilakukan Yamaha sebagai bentuk perbaikan menerima berbagai macam feed back dari eksisting customer penyengklak Yamaha N Max generasi lama yang banyak menyampaikan keluh kesahnya.

Semoga bermanfaat, monggo yang ingin memaki dan sukahati sila isi komentarnya.