Warung Barokah Kertajaya, Special Sayur Bening dan Brengkesan

Temperatur melebihi tiga puluh lima derajat celsius selepas guyuran hujan sesaat cepat sekali mengeringkan genangan air di permukaan aspal saat sugimasihada melintas di kawasan Jalan Kertajaya Kota Surabaya.

Selepas berkunjung ke salah satu Hotel Bintang Lima yang ada di kawasan Manyar, memasuki waktu makan siang otomatis setting panca indra terutama penglihatan dipertajam guja mendapatkan tujuan untuk mendapatkan asupan gizi siang hari.

image
Parkir Penuh, Pelanggan Antri di Warung Barokah


Clingak clinguk lirak lirik terekam sebuah Warung yang berada di pojok gang jalan utama di kerumuni beberapa pelanggan dan parkir motor yang berjajar padat.

Warung Barokah, langsung melipir parkir sedikit berjauhan dari lokasi karena kepadatan kendaraan pelanggan juga yang ingin menikmati makan siang di Warung Barokah.

Spekulasi karena belum dan sama sekali belum pernah menikmati, berdasarkan observasi kepada setiap pelanggan dan penikmat makan siang ditempat adalah Sayur Sop (Sayur Bening) dan Botok (Brengkesan) yang menjadi happening di Warung Barokah.

Langsung saja saat datang giliran, pesan seporni Makan siang dengan Sayur Sop dan Brengkesan.

Ada pilihan Brengkesan Tongkol, Pindang, dan Udang. Sugimasihada pilih Brengkesan Udang seperti mayoritas yang dipesan.

Tak lupa diawali dengan berdoa, langsung suap karena membuat penasaran, nasi yang telah tercampur dengan Sayur Sop diatas piring dengan kuah bening dan ada bongkahan tulang berdaging pada bagian ujung membangkitkan citarasa sup berkaldu dengan aroma gorengan bawang merah khas kesegaran di tengah terik Kota Surabaya.

image
Nasi Sayur Sop yang sudah terobrak abrik dan Brengkesan Udang

Suwegeer, memang pantas menjadi jujukan memenuhi gizi makan siang bagi beberapa pelanggan disekitar Jalan Kertajaya, sampai sugimasihada hampir lupa untuk mengabadikan tampilan seporsi makan siang Nasi Sayur Sup di Warung Barokah.

Giliran Brengkesan Udang yang disajikan terpisah diatas piring, lengkap masih terbungkus daun pisang kekuningan dan terdapat parutan kelapa dipadukan warna merah daging Udang dan sedikit hijau daun (lupa namanya) memasuki rongga mulut sugimasihada.

Baru kali ini sugimasihada merasakan Botok Udang (Brengkesan) langsung jatuh cinta dengan rasanya, gurih parutan kelapa yang menyatu dengan bumbu kunir dipadukan manisnya Daging Udang yang lembut didalam mulut membuat enggan menghentikan suapan hingga tertinggal daun pisang sebagai pembungkusnya.

image
Lokasi Warung Barokah

Boleh dah dijadikan jujukan, jangan sampai melebihi jam makan siang karena menurut informan sugimasihada (baca: tukang parkir) biasanya Sayur Bening dan Brengkesannya sudah ludes.

Menjadikannya halal, hanya selembar uang sepuluh ribuan untuk sepiring Nasi Sup dengan Brengkesan Udang ditemani segelas Teh manis yang masih hangat, murah bingit untuk makanan mengenyangkan di Kota Surabaya.
:mrgreen:

Semoga bermanfaat, monggo yang ingin memaki dan sukahati sila isi komentarnya.

Iklan

7 tanggapan untuk “Warung Barokah Kertajaya, Special Sayur Bening dan Brengkesan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s