(Segelintir Skenario Sales) Jangan Ditiru

Segala cara ditempuh untuk melakukan penjualan.

Ndak habis pikir apa yang ada dibenak seorang sales ketika tiba tiba pada periode bulan berjalan masih belum ada gambaran akan tercapainya target penjualan.

image

Didalam pikiran hanya terlintas cara curang dan memanfaatkan keadaan melalui kelemahan yang terdapat didalam sistem pembiayaan, seorang sales menemukan “solusi” mudah untuk membantu penjualan.

Dengan didukung jaringan “penadah” yang sangat berkecukupan secara modal, sistem dalam lembaga pembiayaan bisa dikadalin.

Sebut saja “sales x” menjalankan sisatnya sejak beberapa bulan yang lalu atau sudah bertahun tahun  terakhir.

Dengan berlabuh dan menjadi salah satu anggota tim marketing dealer dari salah satu produk merk jepang, dengan sangat mudah melakukan penjualan tanpa bertatap muka langsung dengan calon konsumennya.

Sistem yang dimaksud adalah ketentuan syarat pemenuhan angsuran selama 6(enam) bulan kedepan yang menjadi tanggung jawab pengambil keputusan pada saat melakukan survey lapangan dengan mendatangi calon konsumen pemohon pembiayaan, harus tidak terjadi keterlambatan atau lost angsuran setelah diputuskan disetujui untuk dibiayai oleh lembaganya.

Adalah surveyor yang kerap dikenal dipangan menjadi saringan pintu utama akan persetujuan untuk pembiayaan selama tenor (jumlah bulan) yang diinginkan oleh calon konsumennya.

Dengan data calon konsumen yang belum terekam didalam sistem pembiayaan, sales x menjalankan sisatnya agar mudah mengelabuhi sistem dan dengan mudah proses pembiayaan segera disetujui.

Penadah pun siap dengan modal dan perhitungan matang jika nanti produk yang akan dibeli secara kredit masih memberi keuntungan dengan segera menjualnya lagi.

Seting dilakukan oleh sales x dengan perhitungan uang muka dan 6(enam) kali angsuran dibayarkan didepan bekerjasama dengan surveyor yang mengejar keuntungan langsung disetiap persetujuannya bertatap muka langsung dengan penadah.

Hitung dulu dengan contoh :
– Harga OTR produk 20jt
– Uang muka 2,5jt
– Diskon kredit (subsidi) 1,7jt
– Total uang muka 4,2jt
– Angsuran tiap bulan 500rb untuk tenor 4thn

Jadi yang disiapkan penadah = uang muka + (angsuran x 6bln) = 5,5jt.

Dengan memberikan 5,5jt kepada sales x dan data konsumen yang belum pernah terekam melakukan kredit siasatnya bisa berjalan.

Pihak surveyor pun merasa aman untuk memberikan persetujuan pembiayaan karena ada jaminan selama 6bln kedepan jelas sudah lulus tanggung jawab rekam historis pembayaran.

Akhirnya permohonan pembiayaan disetujui setelah melakukan survey (gugur kewajiban saja) terhadap calon konsumen yang telah di atur sedemikian rupa oleh penadah dan sales x.

Setelah disetujui dan produk terkirim di alamat rumah sesuai seperti data yang diserahkan, penadah kembali lagi berhitung.

Produk dijual dengan ketentuan hanya kelengkapan surat keterangan tanda kepemilikan (STNK) saja tanpa buku catatan kepemilikan yang sah (BPKB).

Taruhlah Harga jual minimal produk 8jt dikurangi untuk pengganti uang muka 5,5jt masih ada sisa 2,5jt.

Biasanya penadah yang “baik” akan memberikan fee, taruhlah masing masing yang berkontribusi (pemilik data, sales x, dan surveyor) sebesar maksimal 500rb sebagai ucapan terimakasih dan tutup mulut, maka penadah masih pegang sisa 1jt untuk satu unit produk yang disetujui pembiayaannya.

Memang semua nampak diutungkan diawal dengan siasat penjualan seperti diatas.

Jika diurut secara sistem lembaga pembiayaan tidak merugikan dalam 6bln kedepan, sales x mendapatkan gaji langsung, surveyor ikut senang bahkan pemilik data juga ketiban rejeki tanpa mengeluarkan modal.

Jangan bertanya selepas 6bln kedepan siapa yang melanjutkan angsurannya, dan produknya ada dimana ketika akan dilakukan penarikan karena kredit macet.

Hal inilah dari sedikit gambaran siasat sales x yang menurut “mereka” masih dibenarkan guna membantu meningkatkan penjualan produk dan market share diwilayahnya.

Jangan ditiru ya, karena setiap hal yang mudah diraih diawal bisa jadi dan pasti suatu saat nanti akan memberikan kesulitan.

Hanya berbagi segelintir skenario (dari ribuan skenario) menghalalkan segala cara yang tidak boleh ditiru dan dari permukaan seorang sales saja, tanpa ada maksud menyinggung dan menyudutkan salah satu pihak tertentu.

Semoga bermanfaat, monggo yang ingin memaki dan suka hati serta memberi solusi sila isi komentarnya.

Posted from sugimasihada.com WordPress for Android

Follow @sugimasihada
Like FaceBook Sugi Masih Ada
Email sugimasihada@ymail.com

Iklan

33 tanggapan untuk “(Segelintir Skenario Sales) Jangan Ditiru

        1. Nah, dibeli aja kan murah…

          Durasi pemakaian hanya 4thn, gunakan buat rental sepeda motor pasti hasilnya selama 4thn bisa balik modal dan bahkan bisa sisa…

          #eeeeh

          *jangan ditiru lagii

          πŸ˜€

          Suka

  1. setahun lalu saya ditawari motor murah2 FU,piksen = 7jt aja..pemakaian dibwah setahun.kalo mio,beat,pario = 5jeti aja.
    STNK thok alias surat sebelah istilahnya.
    gak lama emang laris .tetangga juga ada yg beli.tapi saya gak tertarik .takutnya ntar ada masalah..weh bener tak lama kemudian yg jual ditangkep polisi.dan motor yg terjual disita semua

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s