AHO (Automatic Headlamp On) seharusnya begini….

Banyak sekali pendapat yang simpang siur menyikapi peraturan pemerintah no 22 ini seputaran lampu haus menyala ketika bermotor ria…ada yang mendukung… tapi banyak juga yang menolak…

Disini aq cuman menyampaiakan sedikit uneg2 aja tentang AHO atau Automatic Headlamp On…atau Lampu Otomatis Menyala (translateq)…he he

Bicara tentang otomatis tentu tersirat makna kecanggihan banget…dalam artian tanpa ada campur tangan (manual) manusia bisa bertindak sendiri…

Tapi dalam kenyataannya yang sering ditemukan semua fitur lampu pada motor tidak seperti itu…yang ada malah Lampu Langsung Nyala ketika menghidupkan motor dan kalau boleh bilang ini sih bukan otomatis yaa…he eh

Gara2 pemaksaan ini juga akhirnya banyak yang susah menerima fitur tersebut yang kesannya memaksa kehendak dan membatasi kebebasan pemilik motor…

Lah kok bisa???…gimana tidak…lah butuhnya mo manasin motor kok lampunya ikut2 manasin reflektor…ujung2nya sering ditemukan rumah headlamp yang memudar kekuningan dan bahkan ada yang meleleh…nah looh

Oke deh semakin dalem kalo bicara jeleknya…disini saya cuman mo numpahin dikit supaya kata2 Otomatis Menyala bener2 sesuai artinya…siapa tau bisa diterapkan oleh penghasil (produsen) motor masal atau diterapin sendiri…

lihat skema berikut :

 

Dari skema diatas fungsi kata2 Otomatis Menyala akan bener2 sesuai…kita urutin sistem kerjanya yaa…sebelum menyalakan motor tentu kunci kontak dulu dung (kunci kontak terhubung)…berikutnya menghidupkan motor…mesin menyala dan lampu belum menyala…kok bisa???…dari skema diatas terdapat bagian penting sebagai penerus tegangan listrik dari Spull lampu didalam mesin yang membutuhkan sensor dari Speedometer untuk membuka aliran listrik ke Headlamp…lah dari sini bisa dikatakan kalo Spedometer belum ada pergerakan…maka Lampu tidak bisa menyala dengan sendirinya…laaah kalo Spedometer bergerak (roda berputar) maka Transistor akan melanjutkan aliran listrik ke Headlamp sehingga bisa menyala dengan sendirinya…laaah ini baru namanya Otomatis Menyala…he he…trus kalo motor dilampu merah pasti mati sendiri dung lampunya???…weeeh yo ndak toooh sebelum kunci kontak dimatikan lampu tidak akan mati sendiri karena Transistor disini berfungsi sebagai gerbang pengaliran listrik dari spull…selama Kunci kontak masih On dan Spull masih mengalirkan listrik ndak usah kuatir…(type Transistor tanyak ahlinya aja)…he he

Macem Transistor :

Kalo dah gini pasti ketika panasin mesin lampu ndak ikut menyala dan ndak ikut manasin reflektor rumah headlamp…daaah pasti bikin awet tuh Headlampnya…he he

Daaan harga transistor mulai Rp.300,- s/d Rp.30.000,- (google searc) sangat terjangkau bangeet dan kalo diaplikasikan dalam motor ndak bikin Overprice…he he

selamat mencoba yaaa….

 

 

Iklan

17 tanggapan untuk “AHO (Automatic Headlamp On) seharusnya begini….

    1. Spedometer model analog masih menggunakan kumparan yang berputar didalam Spedometer guna membangkitkan tegangan listrik untuk menggerakkan jarum Spedometer(coba buka sendiri)…lah disinilah cuman produsen Spedometer yang bisa masang kalo orang awam pasti berantkan karena kumparannya lembut bangeet…

      Suka

  1. Kalau bole saran ya gan….

    Mungkin gambar diatas buat transistor diganti dgn switching system krn klo orang awam melihat itu hanya perlu sebuah transistor padahal gak sesederhana itu menjadikan transistor sebagai rangkaian switching.
    Dan juga gak mungkin menggunakan transistor kecil spt yg ada digbr diatas…kalo agan orang elektro pasti tau knp gak bisa pake transistor yg sekecil itu buat beban bohlam yg narik arus listrik yg tidak kecil

    Matur thenkyou

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s